download
Decoration

Ribuan Peserta Jambore Pramuka Kemah Budaya di Kawasan Candi Prambanan

Sebanyak 1163 penggalang pramuka mengikuti agenda Jambore Ranting Kalasan ke VII di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. 

Kegiatan yang diadakan oleh Kwartir Ranting 10 Gerakan Pramuka Kalasan, Sleman, ini dilakukan selama dua hari, dari 15–16 Oktober 2025 dengan mengusung tema Wujudkan Penggalang Tangguh, Mandiri, dan Berbudaya.

Ribuan peserta ini terbagi dalam 74 regu putra dan 69 regu putri. Mereka mengikuti berbagai agenda menarik dan mendidik yang terdiri dari keagamaan, olahraga, tilik budaya, literasi pramuka, kunjungan ke museum Prambanan, pioneering, anjangsana, pentas seni, jelajah alam, game, api unggun, serta bumbung pramuka.

Peserta kemah disambut dengan pemandangan Candi Prambanan yang megah, memberikan suasana unik yang memadukan keindahan alam perkemahan dengan kemuliaan arsitektur bersejarah. 

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman  Ery Widaryana. Nampak hadir saat pembukaan, Panewu Kalasan, GM Prambanan dan Ratu Boko Ratno TImur, Danramil, Kapolsek, Korwil, Pengawas PAI, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan SD se-kwarran Kalasan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi kaum muda untuk mencintai dan menjaga cagar budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa,” jelas Ratno Timur.

Kompleks Candi Prambanan diharapkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat kegiatan edukasi dan pengembangan karakter. Seluruh pelaksanaan kemah dilakukan dengan menerapkan prinsip ramah lingkungan dan menjunjung tinggi etika pelestarian cagar budaya.

“Diharapkan, pengalaman unik ini akan melahirkan agen-agen perubahan yang bersemangat dalam mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” pungkasnya.