Menikmati Matahari Terbit Pertama di Tahun 2026 dari Puncak Candi Borobudur
Binar langit jingga di ufuk timur mulai terbit saat puluhan wisatawan tengah menunggunya di puncak Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lanskap matahari terbit ini terlihat makin indah di kala sosok Gunung Merbabu dan Gunung Merapi mulai menampakkan dirinya, seiring sinar mentari yang makin bersinar terang.
Bagi sebagian orang, momen matahari terbit pertama di tahun 2026 merupakan momen spesial dan tak terlupakan, terlebih dihabiskan dengan menunggu matahari terbit di puncak candi peninggalan Dinasti Syailendra ini.
“Warna siluet matahari setiap daerah itu berbeda-beda. Kalau di sini itu warna oranye, ada juga di daerah itu warnanya kemerahan. Kelihatan bagus banget tadi dan senang banget. Serta pastinya penuh harapan sekali di 2026 ini,” ucap yunita Fahmi, salah satu pengunjung sunrise di Candi Borobudur asal Jakarta ini.
Yunita mengaku, ini merupakan pengalaman pertama kali melihat sunrise dari Candi Borobudur dan menjadi pengalamannya berbeda ketika melihat sunrise di sejumlah lokasi seperti di daerah pegunungan maupun pantai.
Wisatawan mulai mendatangi Manohara Borobudur Cultural Center untuk ikut sunrise di Candi Borobudur sejak pukul 04.00 WIB. Setelah itu, petugas dengan sigap membagikan upanat, sandal khusus untuk naik ke struktur candi peninggalan abad ke-8 ini.
Kesan serupa juga diungkapkan Arnita Yasa (32), wisatawan asal Bandung, yang pertama kali menikmati sunrise di puncak Candi Borobudur.
“Senang sih. Iya, pertama sunrise di candi. Adem, menenangkan,” kata Arnita Yasa, wisatawan asal Bandung yang mengaku baru pertama kali mengikuti sunrise dari Candi Borobudur.
Sunrise dari puncak Candi Borobudur juga menjadi magnet wisatawan mancanegara. Salah satu turis mancanegara, Shureen, wisatawan asal Malaysia, mengaku gembira dapat merayakan tahun baru di Indonesia.
“Saya senang. Pertama kali merayakan tahun baru di negara lain,” jelasnya.
Jumlah pengunjung untuk menikmati sunrise di Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 1 Januari 2026 mencapai 80 orang pengunjung atau melebihi target sebanyak 50 orang.
Direktur Operasi InJourney Destination Management Indung Purwita Jati mengatakan bahwa menikmati matahari terbit menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan di Candi Borobudur.
“Karena kita memiliki view sunrise yang bagus di puncak Candi Borobudur dan ini salah satu program yang terus kita kembangkan, kita tingkatkan untuk memberikan pengalaman menarik kepada para pengunjung yang datang ke Borobudur,” katanya.
Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya untuk wisatawan mancanegara, tetapi bagi wisatawan Nusantara juga akan lebih banyak datang dalam kegiatan ini.
“Mereka senang mengikuti kegiatan ‘sunrise’ di Candi Borobudur dan mereka merasakan pemandangan yang luar biasa dan menjadi pengalaman berbeda dibanding dengan destinasi lainnya,” pungkasnya.
