Nggak Bakal Bosen, Ini Berbagai Aktivitas di Candi Prambanan
Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata yang sayang kamu lewatkan saat berkunjung ke Yogyakarta. Destinasi ikonik ini tidak hanya menawarkan keindahan candi tetapi juga berbagai aktivitas seru lainnya, lho. Dijamin, kamu enggak akan bosan menghabiskan waktu di sini.
Selain melihat keindahan relief, aktivitas di Candi Prambanan lainnya yang bisa kamu lakukan adalah mengunjungi museum, berkeliling dengan sepeda, mengenakan wastra Prambanan, hingga melihat pertunjukan tari di malam hari. Yuk, simak informasi selengkapnya di sini.
Aktivitas di Candi Prambanan yang Seru
Jangan kira wisata di Prambanan hanya bisa sekadar melihat keindahan candi, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas yang akan membuatmu betah seharian berada di kawasan bersejarah ini. Mulai dari bersepeda hingga menikmati pertunjukan, berikut uraian selengkapnya mengenai aktivitas di Candi Prambanan:
1. Melihat Keindahan Candi Prambanan
Aktivitas di Candi Prambanan yang pertama tentu saja berkeliling dan melihat keindahan kompleks candi Hindu yang telah dibangun sejak pertengahan abad ke-9 ini. Saat berkeliling, kamu bisa melihat sekaligus mempelajari sejarah candi secara lebih dekat dengan memperhatikan relief-relief yang kaya akan cerita masa lalu, utamanya mengenai kisah Ramayana yang terlukis di panel-panel tubuh candi.
Sebagai informasi, area Candi Prambanan terdiri dari tiga pelataran bertingkat, antara lain:
- Halaman luar: Halaman ini menjadi area terluas dalam kompleks candi, namun tidak banyak struktur yang berdiri di sini. Dahulu, area ini digunakan sebagai ruang transisi oleh para peziarah sebelum menuju kawasan yang lebih suci. Kini, halaman luar candi digunakan sebagai tempat bersantai atau membuat konten oleh para wisatawan.
- Pelataran tengah: Di area inilah ratusan struktur candi berdiri mengelilingi area pusat Prambanan. Meski banyak struktur yang berupa reruntuhan, namun cukup memperlihatkan megahnya Candi Prambanan.
- Pelataran dalam: Zona ini menjadi pusat seluruh kompleks sekaligus menjadi area paling suci. Di sinilah tiga candi utama yang didedikasikan untuk Dewa Trimurti:
- Candi Siwa: Candi utama yang berisi arca-arca dewa dan Lokapala penjaga arah.
- Candi Brahma: Candi pendukung yang di dalamnya terdapat arca para brahmana penyusun Kitab Weda.
- Candi Wisnu: Candi pendukung yang memuat arca Dewa Wisnu yang diapit dua apsara.
Saat mengunjungi Candi Prambanan, pastikan kamu mengelilingi seluruh zona yang dapat dimasuki agar tidak melewatkan setiap saksi sejarah yang tertulis di dalamnya.
2. Hunting Foto
Perpaduan megahnya struktur candi serta pemandangan hijau di sekitarnya menjadi background langganan para wisatawan untuk berfoto. Selain di kawasan candi, salah satu spot foto favorit di Candi Prambanan adalah hamparan hijau di sekeliling area luar candi, seperti di taman utara candi.
3. Melihat Koleksi Museum
Untuk memasuki Museum Prambanan kamu tidak dikenai biaya apa pun alias gratis. Di sini, kamu bisa mempelajari tentang berbagai sejarah dan benda-benda peninggalan, seperti arca dan prasasti. Kamu juga bisa menonton edukasi sejarah dalam bentuk audiovisual.
4. Naik EV (Electric Vehicle)
Naik EV atau Golf Car bisa menjadi pilihan antijompo untuk kamu yang ingin berkeliling ke seluruh penjuru Prambanan. Mengingat setiap sudut Prambanan menyimpan cerita, akan sayang jika sampai melewatkannya karena capek duluan, bukan?
Nah, dengan menyewa EV atau Golf Car, perjalananmu dan keluarga akan semakin nyaman, sekaligus lebih santai dan intimate. Biaya untuk sewa Golf Car adalah Rp200.000, mobil ini akan berhenti di dua titik (sisi utara Candi Prambanan dan Candi Sewu) dengan perjalanan kurang lebih 30 menit.
Sementara itu, biaya naik Tayo Ride adalah Rp25.000 per orang. Dengan transportasi ini, kamu akan diajak berkeliling ke tiga candi lainnya (Sewu, Bubrah, dan Lumbung).
5. Wastra Prambanan
Mencintai budaya Indonesia salah satunya dengan membantu melestarikan busana tradisional nenek moyang kita, inilah yang coba diwujudkan oleh Prambanan. Di sini, kamu bisa eksplore candi memakai Wastra, membawa pulang kenangan dan pengalaman baru.
Jika tertarik untuk ber-Wastra di Prambanan, kamu bisa membeli Tiket Wastra Prambanan secara online atau ke Gazebo Barat Plaza Dalam. Cukup dengan Rp75.000*, kamu akan tampil dengan looks ala Bangsawan Jawa. Program ini tersedia setiap Sabtu, Minggu, dan Long Weekend pukul 09.00–17.00 WIB.
Kamu dapat memilih model dan warna Wastra sesuai seleramu. Kamu pun tidak perlu bingung untuk memakainya karena akan ada guide yang membantu make over. Ingin mendapatkan hasil foto profesional? Dengan add on Rp50.000, kamu akan mendapatkan lima hasil foto di spot terbaik yang bisa langsung dikirim ke HP.
*Harga sewa Wastra Prambanan tidak termasuk tiket masuk Candi Prambanan.
6. Berkeliling Area Candi dengan Sepeda
Untuk memaksimalkan experience, kamu juga bisa mencoba sewa sepeda. Aktivitas di Candi Prambanan ini cocok untuk nge-date atau bersenang-senang dengan temanmu. Kalau ingin buat konten liburan yang aesthetic, aktivitas ini bisa menjadi ide bagus. Tarif sewa sepeda di Candi Prambanan adalah Rp25.000 untuk 20 menit.
7. Eksplore Candi-Candi Lain
Selain Candi Prambanan, kamu juga bisa eksplore tiga candi lain yang masih berada di kompleks Prambanan, lho. Dengan luas hampir 86 hektare, kompleks Candi Prambanan juga mencakup Candi Sewu, Candi Lumbung, dan Candi Bubrah yang terletak di sisi utara Prambanan.
Sekilas fakta unik, Candi Bubrah adalah candi yang berusia lebih tua dari Candi Borobudur maupun Prambanan dengan selisih kurang lebih 100 tahun.
Sementara itu, Candi Lumbung adalah candi yang menyimpan cerita legenda Roro Jonggrang. Berdasarkan legenda, di sinilah Roro Jonggrang memukul lumbung agar Bandung Bondowoso menghentikan pembangunan seribu candi.
8. Menikmati Keindahan Sunset
Candi Prambanan merupakan salah satu spot sunset terbaik di Yogyakarta. Agar mendapatkan sunset di Prambanan, kamu disarankan datang di sekitar jam 3 sore. Udara sore hari yang segar dipadukan dengan cahaya emas matahari yang mulai tenggelam, suasana yang cocok untuk healing.
9. Melihat Pertunjukan Tari
Meski area Candi Prambanan tutup pukul 18.00 WIB, kamu bisa melanjutkan aktivitas dengan menonton pertunjukan Ramayana Ballet. Pertunjukan ini sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun internasional sekaligus menjadi daya tarik paling ikonik bagi Candi Prambanan.
Ramayana Ballet ditampilkan setiap hari Selasa, Kamis, Jumat, dan Sabtu mulai pukul 17.30–19.30 WIB. Perpaduan cahaya panggung, siluet candi, ritme gamelan, dan setiap adegan tarian yang intens memberikan emosi pada pertunjukan, seakan penonton menjadi bagian dari alur kisah tersebut.
Agar tidak kehabisan, kamu bisa memesan tiket jauh-jauh hari secara online melalui website resmi Injourney Destination pada halaman Ramayana Ballet Prambanan. Kamu bisa memilih jadwal yang sesuai dengan rencana kunjunganmu. Hubungi Whatsapp untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pertunjukan ini. Yuk, amankan tiketmu sekarang jangan sampai kehabisan!
Baca juga: Banyak PROMO! Yuk, Liburan ke Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko
