IDM Berbagi Kebahagiaan di Pondok Brayat Al Falah Borobudur
InJourney Destination Management (IDM) bersama Taman Wisata Borobudur (TWB) menghadirkan Ramadan Penuh Makna dengan berbagi ke Pondok Pesantren Brayat Al Falah, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (25/2/2026). Kegiatan berbuka bersama sambil menghaturkan santunan ini diharapkan bisa menambah tali silaturahmi dan jalinan sosial di kawasan Borobudur.
Kepala Pondok Brayat Al Falah Borobudur mengapresiasi langkah IDM dan juga TWB untuk mencurahkan waktu, tenaga, bantuan dan kesempatannya dengan mengadakan buka bersama dengan anak asuhnya di pondok ini.
“Semoga apa yang diberikan kepada kami menjadikan manfaat dan barokah kepada kami di Brayat Al Falah dan kepada keluarga bapak ibu semua,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan berbuka puasa diawali dengan lomba storytelling dan bercerita dari para santriwati. Mereka dengan antusias mengikuti kegiatan ini dengan saling mendukung, mendengar dan bercerita mengenai tokoh Islam dari berbagai zaman, dari zaman nabi hingga zaman modern.
Business Support Group Head Taman Wisata Borobudur Ayunanto mengapresiasi santriwati yang telah membawakan storytelling dan bercerita secara bergantian ini. Dari cara penyampaian dan materi cerita menurutnya sudah dalam penguasaan santriwati semua.
“Saya tadi melihat adik-adik di sini sudah hebat-hebat, sudah bisa menceritakan dengan baik tokoh-tokoh muslim di seluruh dunia. Mungkin yang kurang hanya tidak ada representasi tokoh perempuan,padahal yang bercerita santriwati semua ini. Mungkin ini bisa dikembangkan ke depannya terkait cerita tokoh perempuan,” jelasnya.
IDM dan TWB berharap bahwa kegiatan silaturahmi bersama Pondok Brayat Al Falah Borobudur dapat terus terjaga, bahkan di luar bulan Ramadan.
“Kami merasa senang bisa bertemu dengan adik-adik di panti asuhan ini, bisa berbaur, menyatu bersama-sama melaksanakan buka bersama. Tentunya ini menjadi hal yang baik, kegiatan yang baik. Mungkin harapan kami ini tidak hanya pada saat bulan Ramadan saja, tapi juga di bulan-bulan lain juga,” pungkas Ayunanto.
