HUT Ke-46 PT TWC, Momentum Menguatkan Kebersamaan Menguatkan Membangun Ekosistem Pariwisata Indonesia
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dengan mengusung tema “Dari Kita, Untuk Kita, Bagi Negeri”, Rabu (15/7/2026). Bertempat di halaman Kantor Pusat PT TWC, Sleman, Yogyakarta, perayaan yang diikuti ratusan karyawan dan karyawati tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan perusahaan sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, pelestarian warisan budaya dunia, serta kemajuan sektor pariwisata Indonesia.
Perayaan HUT ke-46 PT TWC berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama lebih dari empat dekade.
Komisaris Utama PT TWC, Muhammad Tri Andika, mengatakan bahwa usia ke-46 merupakan fase kematangan perusahaan untuk terus bergerak lebih cepat menghadapi tantangan industri pariwisata yang semakin dinamis.
“Empat puluh enam tahun bukan lagi usia yang muda. Ini adalah usia yang cukup matang untuk menjadi lebih bijaksana, tetapi juga masih muda untuk terus berlari kencang. Momentum ini harus menjadi kesempatan bagi kita untuk menjadi lebih baik, lebih cepat, dan semakin produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh aset yang dimiliki, tetapi terutama oleh kualitas manusia yang mengelolanya. Tema “Dari Kita, Untuk Kita, Bagi Negeri” menjadi pengingat bahwa kontribusi perusahaan kepada bangsa berawal dari kualitas sumber daya manusia di dalam organisasi. Semangat tersebut menegaskan bahwa organisasi yang kuat dibangun oleh insan-insan yang memiliki dedikasi, integritas, serta semangat untuk terus bertumbuh bersama.
“Merupakan sebuah kebahagiaan bisa bekerja bersama orang-orang yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan integritas. Mari kita bangun budaya kerja yang sehat, saling mendukung, dan menjadi rekan kerja yang konstruktif, sehingga lingkungan yang nyaman dan positif menjadi fondasi penting untuk menghasilkan kinerja terbaik,” jelasnya.
Direktur Utama PT TWC, Febrina Intan menyampaikan bahwa peringatan HUT tahun ini sengaja dikemas sederhana agar fokus utama tertuju kepada insan perusahaan sebagai fondasi utama dalam menciptakan dampak yang lebih besar bagi bangsa.
“Tema Dari Kita, Untuk Kita, Bagi Negeri mengandung makna bahwa kita tidak akan mampu memberikan sesuatu yang berarti bagi negeri apabila kita sendiri tidak memiliki dedikasi, komitmen, dan keberdayaan untuk memberikan yang terbaik. Semua kontribusi besar selalu dimulai dari kualitas manusia yang ada di dalam organisasi.”
Menurut Febrina, keberadaan PT TWC tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis semata, melainkan juga menciptakan dampak sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Pekerjaan kita bukan sekadar mencari keuntungan. Kita hadir untuk menciptakan social economic impact. Ketika masyarakat menjadi lebih berdaya, destinasi berkembang, pelaku wisata tumbuh, dan warisan budaya semakin lestari, maka sesungguhnya kita sedang membangun negeri.”
Ia menilai perjalanan selama 46 tahun menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk memperluas peran sebagai pengelola destinasi kelas dunia. Untuk mewujudkan visi tersebut, Febrina menekankan pentingnya perubahan pola pikir seluruh insan perusahaan agar tidak terjebak pada cara pandang yang sempit maupun ego sektoral.
“Kalau kita ingin memberikan dampak yang lebih besar, maka mindset kita harus berubah. Kita harus membangun ekosistem pariwisata, bukan bekerja sendiri-sendiri. Transformasi yang terjadi di Borobudur menjadi bukti bahwa ketika ego sektoral dapat dihilangkan, maka perubahan besar dapat diwujudkan.”
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa seluruh insan PT TWC memegang amanah besar sebagai penjaga warisan budaya dunia yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
“You are the guardian of world heritage. Apa yang kita bangun hari ini bukan hanya untuk sekarang, tetapi menjadi fondasi bagi seribu tahun ke depan. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun organisasi yang hidup, bertumbuh, saling percaya, mampu mengambil keputusan bersama, dan terus menghasilkan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.”
Dalam kesempatan tersebut, Febrina juga mengapresiasi capaian PT TWC sebagai perusahaan yang berhasil memperoleh predikat Great Place to Work, di mana 88 persen karyawan menyatakan PT TWC merupakan tempat kerja yang memberikan ruang untuk berkembang, berinovasi, serta dipercaya sebagai lingkungan kerja yang positif.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan destinasi, pengembangan atraksi budaya, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata budaya kelas dunia.
“Ke depan masih banyak hal yang harus kita wujudkan bersama. Kita ingin setiap destinasi yang kita kelola mampu menghadirkan cerita, pengalaman, dan kesan yang membekas bagi setiap wisatawan. Itulah yang akan menjadi pembeda sekaligus kekuatan PT TWC dalam membangun ekosistem pariwisata Indonesia yang semakin berdaya saing,” jelasnya.
PT TWC juga melakukan penyerahan bantuan 46 ekor kambing kepada delapan desa di sekitar kawasan Candi Prambanan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat di sekitar destinasi.
InJourney Community Care menyalurkan 46 kambing kepada delapan desa di Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Kecamatan Prambanan dan Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Delapan desa tersebut meliputi Desa Tlogo, Desa Bugisan, Desa Kokosan, Desa Kebondalem Kidul, Desa Pereng di Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Kelurahan Bokoharjo, Kelurahan Sambirejo di Kecamatan Prambanan, Sleman dan Kelurahan Tamanmartani di Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta. Penyerahan tersebut merupakan bagian dari keberpihakan terhadap pengembangan usaha peternakan kambing di desa yang berada di kawasan Candi Prambanan.
Lurah Bokoharjo Dody Heriyanto mengatakan bahwa bantuan kambing ini nantinya akan dibagikan kepada para peternak yang berada di wilayahnya. Dirinya berharap, PT TWC bisa selalu memberikan manfaat kepada warga di sekitar Candi Prambanan
“Kambing ini nantinya akan kami bagikan ke para peternak di Bokoharjo supaya nanti bisa berkembang biak dan bermanfaat untuk mengembangkan usahanya. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TWC. Semoga kita bisa terus bersinergi. Semoga PT TWC bisa memberikan banyak manfaat kepada warga di sekitarnya,” jelasnya.
Memasuki usia ke-46, PT TWC terus meneguhkan komitmennya untuk tidak hanya menjaga dan mengelola destinasi warisan budaya dunia, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya ekosistem pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas budaya, dan generasi mendatang.
Berangkat dari semangat “Dari Kita, Untuk Kita, Bagi Negeri”, PT TWC percaya bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan bersama akan menghadirkan dampak besar bagi kemajuan pariwisata Indonesia dan kejayaan warisan budaya dunia.
