download
Decoration

Aksi Lestari Bagikan 500 Bibit Gratis di Kawasan Candi Prambanan

Memperingati HUT RI ke-81, Museum dan Cagar Budaya (MCB) berkolaborasi dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah III DI Yogyakarta dan InJourney Destination Management (IDM) menggelar aksi pembagian bibit tanaman gratis kepada masyarakat di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Minggu (16/8/2026). 

Sebanyak 500 bibit tanaman yang dibagikan dalam kegiatan ini terdiri dari berbagai jenis tanaman kehutanan dan buah seperti Jambu Biji, Pronojiwo, Jeruk Peras, Nangka, Salam, Tabebuya dan Kluwih yang diharapkan dapat ditanam di pekarangan maupun lahan masyarakat. 

General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo, mengatakan bahwa pembagian bibit gratis ini menjadi wujud nyata memaknai kemerdekaan, tidak hanya lewat perayaan, tetapi juga lewat aksi pelestarian lingkungan dan cagar budaya. Ia menjelaskan bahwa lokasi kegiatan sengaja dipilih di kawasan Candi Prambanan karena cagar budaya dan alam merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

“Cagar budaya dan alam itu adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Saat kita menanam pohon, kita juga melestarikan Indonesia, kita melestarikan cagar budaya dan alam. Ini juga inline dengan tema peringatan HUT Ke-81 RI Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Jadi dengan penanam pohon ini berharap kita bisa berdaulat dalam pelestarian lingkungan, berdaulat karena kita melestarikan cagar budaya, adil serta makmur,” jelasnya.

Penanggung jawab Museum dan Cagar Budaya Albertus Nikko Suko Dwiyanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara IDM, MCB, dan BPTH dengan menghadirkan bibit-bibit yang dapat dibagikan langsung kepada masyarakat. Dirinya bercerita bahwa dahulu, tanaman-tanaman yang disebar ini bisa dilihat dari relief-relief yang terpatri di Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

“Semoga kegiatan ini dapat membantu sedikit langkah kita untuk melestarikan lingkungan dan cagar budaya sehingga ke depannya anak cucu atau generasi selanjutnya dapat menikmati atau mengetahui cagar budaya dan lingkungan itu sangat berkaitan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPTH Wilayah III Raden Rara Mulyawati Prasetyaningtyas menjelaskan bahwa kegiatan pembagian bibit semacam ini rutin dilakukan. Pada kesempatan kali ini, BPTH membawa beragam jenis bibit yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima dan karakteristik lokasi, mulai dari tanaman salam, jeruk, nangka, dan kluwih, tabebuya, hingga tanaman langka seperti Roda, Pronojiwo, dan NamNam.

“Harapan kami bibit-bibit yang kami bagikan nanti bisa ditanam, dirawat dan berhasil. Jangan cuma sekedar ditanam dan ditinggal saja. Karena musim panasnya cukup panjang sampai bulan november, jadi membutuhkan perawatan yang cukup ekstra”, jelasnya. 

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Ibu-ibu terlihat memilih bibit salam dan jeruk, bapak-bapak tak kalah sumringah dengan menenteng bibit nangka dan kluwih. 

Salah satu wisatawan di Candi Prambanan, Ira Okta Wiranti menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini.

“Terima kasih kepada BPTH, MCB, dan TWC atas bagi-bagi bibit gratisnya. Semoga bermanfaat bagi kelestarian lingkungan”, pungkasnya.