Deretan Wisata Magelang yang Sayang untuk Di-Skip!
Magelang menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang menawarkan berbagai destinasi yang cocok untuk healing. Ada banyak tempat wisata di Magelang yang mengajakmu lebih dekat dengan alam karena wilayah ini berada di kawasan dataran tinggi.
Wilayah ini diapit oleh lima gunung utama, antara lain Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Andong, dan Gunung Telomoyo. Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan Pegunungan Menoreh. Lantas, apa saja destinasi wisata Magelang yang wajib masuk dalam itinerary-mu? Simak lebih lanjut dalam ulasan di bawah ini.
Rekomendasi Wisata di Magelang yang Sayang Dilewatkan
Di Magelang, Anda bisa menemukan berbagai jenis destinasi, mulai dari wisata alam dengan panorama pegunungan yang menyejukkan, spot sunrise yang memukau, hingga destinasi budaya dan sejarah yang sarat cerita.
Tak heran jika Magelang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati liburan yang lengkap, baik bersama keluarga, pasangan, maupun teman. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata Magelang:
1. Candi Borobudur
Salah satu wisata Magelang yang layak Anda kunjungi setidaknya sekali seumur hidup adalah Candi Borobudur. Kemegahan arsitektur dan nilai sejarahnya menjadikan candi Buddha ini sebagai salah satu destinasi warisan budaya yang dikenal hingga mancanegara.
Dikelilingi Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh, Candi Borobudur menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat akan nilai sejarah dan budaya. Candi ini dibangun oleh Dinasti Syailendra pada abad ke-9 sebagai tempat pemujaan dan ziarah umat Buddha.
Saat berkunjung bersama si kecil, Anda dapat mengajaknya menjelajahi pelataran sekaligus mengenal sejarah Candi Borobudur. Jika ingin pengalaman yang lebih dekat, tersedia pula pilihan Naik Candi.
Agar kunjungan lebih praktis, Anda dapat membeli tiket Pelataran Candi atau Naik Candi melalui laman tiket resmi Injourney Destination Management. Dengan membeli tiket lebih awal, Anda tidak perlu mengantre di loket.
2. Kampung Seni Borobudur
Bukan hanya Candi Borobudur, kawasan sekitarnya juga memiliki destinasi menarik yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Kampung Seni Borobudur (KSB). Tempat ini menjadi ruang kreatif yang menghadirkan pengalaman wisata seni, budaya, dan edukasi dalam suasana yang modern namun tetap kental dengan nuansa lokal.
Kabar baiknya, Anda dapat menjelajahi KSB tanpa harus membeli tiket masuk Candi Borobudur. Cukup datang dan nikmati berbagai aktivitas menarik, mulai dari mengunjungi museum, menyaksikan pertunjukan di amphitheater, hingga berfoto di area dengan desain arsitektur yang estetik. Cocok untuk Anda yang ingin bersantai sekaligus menambah wawasan selama berlibur di Borobudur.
3. Sarapan With View di Dagi Abhinaya
Selain mengunjungi candi, Anda bisa menikmati golden sunrise serta keindahan siluet megah Candi Borobudur dan perbukitan Menoreh dari jauh di atas Bukit Dagi. Pengalaman ini bisa Anda dapatkan dengan memesan paket Dagi Abhinaya Picnic Breakfast dari Resto Manohara.
Melalui paket ini, Anda akan mendapatkan pengalaman menikmati sarapan dengan menu tradisional khas Resto Manohara, disertai alunan Gamelan dan storytelling seputar Candi Borobudur. Melalui Dagi Abhinaya, Anda bisa merasakan kehangatan pagi dan alam yang tenang, cocok dinikmati saat istirahat dari aktivitas yang padat.
4. Nepal van Java
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Magelang tanpa menyempatkan diri singgah di Nepal van Java. Nama tersebut bukan tanpa alasan. Saat tiba di kawasan ini, Anda akan menemukan deretan rumah berwarna-warni yang tersusun di lereng pegunungan, menghadirkan lanskap yang mengingatkan pada permukiman di Nepal.
Selain menawarkan pemandangan yang khas, kawasan ini juga memberikan pengalaman untuk menikmati suasana pedesaan dan panorama alam dari ketinggian. Cocok bagi Anda yang ingin mengajak keluarga menikmati perjalanan dengan suasana yang berbeda.
Nepal van Java buka setiap hari mulai pukul 07.00–17.00 WIB. Lokasinya berada di Dusun Butuh, Kaliangkrik, sekitar 22 km dari pusat Kota Magelang dan diperkirakan 30–35 km dari Candi Borobudur (kurang lebih membutuhkan waktu 1–1,5 jam).
5. Silancur Highland
Selain Nepal van Java, pemandangan gagahnya Gunung Sumbing juga bisa Anda nikmati dari Silancur Highland, destinasi wisata alam dan gardu pandang di Magelang. Dengan ketinggian sekitar 1.300 mdpl, Anda juga bisa melihat hamparan pegunungan lain, seperti Gunung Giyanti, Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, dan Ungar.
Tempat wisata ini menawarkan panorama bak negeri dongeng dengan berbagai jenis bunga serta pemandangan desa yang asri dari atas. Di sini juga tersedia kafe, jadi Anda dapat menikmati pengalaman bersantap dengan pemandangan yang asri dan menenangkan.
Terdapat berbagai aktivitas lain yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan rencana liburanmu, seperti berkeliling naik Jeep, camping, dan glamping yang memiliki fasilitas lengkap dan tentunya nyaman.
Kawasan ini terletak sekitar 15 km dari alun-alun Kota Magelang, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Karena lokasinya ada di kecamatan yang sama dengan Nepal van Java, jaraknya dari Candi Borobudur diperkirakan sekitar 30 km (kurang lebih 1 jam berkendara). Untuk jam operasionalnya sendiri, Silancur Highland buka setiap hari mulai pukul 05.00–22.00 WIB.
6. Negeri Sayur Sukomakmur
Jika berbicara tentang wisata alam, Magelang menawarkan banyak pilihan yang menarik. Didukung oleh lanskap lereng Gunung Sumbing yang asri, berbagai desa di Magelang berhasil mengembangkan potensi alamnya menjadi destinasi wisata yang layak masuk daftar kunjungan, seperti Negeri Sayur Sukomakmur yang berada di Desa Sukomakmur.
Lokasinya berada sekitar 28 km dari pusat Kota Magelang dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam. Dari Candi Borobudur, jaraknya diperkirakan sekitar 30–35 km (sekitar 1–1,5 jam berkendara).
Di sini, Anda bisa melihat hamparan terasering persawahan dengan pemandangan Gunung Sumbing. Pemandangan serba hijau ini akan cocok untuk memanjakan matamu yang setiap harinya lebih sering melihat layar komputer, bukan?
Namun, akses destinasi ini tidak bisa dilewati oleh semua jenis kendaraan. Tapi tenang saja, destinasi ini menawarkan jasa ojek yang bisa Anda manfaatkan untuk berkeliling dengan nyaman. Jam terbaik untuk mengunjungi Negeri Sayur Sukomakmur adalah di pagi hari sekitar pukul 06.30–10.00 WIB.
7. Wisata Sepeda Moentilan
Wisata Sepeda Moentilan menawarkan cara unik untuk mengenal kawasan Muntilan dengan lebih dekat. Tidak sekadar bersepeda, wisata ini mengajak peserta menyusuri berbagai sudut kota sambil mendengarkan cerita tentang sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat.
Dengan rute yang santai dan ramah untuk berbagai kalangan, pengunjung dapat menikmati suasana kota tua, hingga pedesaan yang masih asri dalam satu perjalanan yang menyenangkan.
Karena berlokasi di kawasan Muntilan yang berdekatan dengan Borobudur, jaraknya jauh lebih dekat, sekitar 10–13 km dari Candi Borobudur (kurang lebih 20–25 menit berkendara). Jam operasional wisata sepeda ini umumnya fleksibel sesuai kesepakatan dengan penyelenggara/komunitas setempat, biasanya dimulai pagi hari untuk menghindari terik matahari.
Itulah beberapa rekomendasi wisata Magelang yang menawarkan pemandangan alam yang menawan hingga destinasi yang mengenalkan sejarah secara lebih dekat. Jadi, apakah daftar rencana perjalanan Anda ke Magelang sudah lengkap sekarang? Dari wisata alam, budaya, hingga aktivitas seru yang unik, Magelang punya banyak alasan untuk membuat Anda ingin kembali berkunjung.
*Catatan: jam operasional dan estimasi jarak beberapa destinasi di atas berdasarkan informasi umum yang tersedia online, ada baiknya dikonfirmasi ulang ke pengelola atau maps sebelum berangkat, karena bisa berubah sewaktu-waktu.
Baca juga: Banyak PROMO! Yuk, Liburan ke Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko
