download
Decoration

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

Ribuan wisatawan berkunjung ke destinasi Taman Wisata Candi Borobudur selama libur lebaran 2026. Suasana di kawasan candi Buddha terbesar di dunia tersebut terlihat lebih ramai dengan kehadiran pengunjung dari berbagai daerah, baik domestik maupun mancanegara.

Rombongan wisatawan memadati jalur utama menuju area candi. Sebagian besar datang bersama keluarga dan rombongan untuk menikmati liburan sambil mengenal sejarah sekaligus mengabadikan momen di situs warisan dunia tersebut.

Direktur Komersial InJourney Destination Management Gistang Richard Panutur mengatakan lonjakan kunjungan sudah terlihat sejak awal periode libur Lebaran yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 29 Maret 2026. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada 22–24 Maret.

“Per kemarin jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 7.900 orang yang masuk ke kawasan Borobudur. Target kami selama 10 hari libur Lebaran sekitar 83.000 pengunjung, dengan rata-rata harian berkisar 7.000 hingga 8.500 orang,” ujar Gistang saat ditemui Senin (23/3/2026).

Hingga Senin siang, jumlah pengunjung yang tercatat memasuki kawasan Candi Borobudur telah melampaui 6 ribu wisatawan. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola melakukan penyesuaian operasional, termasuk memperkuat layanan prioritas bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, penyandang disabilitas, dan pengunjung yang membawa bayi.

Selain peningkatan pelayanan, pengelola juga menghadirkan sejumlah inovasi untuk menambah kenyamanan wisatawan. Salah satunya melalui kehadiran Pasar Medang, area kuliner yang menyajikan beragam makanan khas lokal hasil kolaborasi dengan pelaku UMKM setempat.

Pengunjung dapat menikmati sajian tradisional setelah berkeliling kawasan candi. Di sisi lain, hiburan budaya juga dihadirkan melalui pertunjukan seni tradisional di area candi hingga Kampung Seni Borobudur yang menambah suasana khas Jawa bagi para wisatawan.

Untuk mendukung mobilitas pengunjung, pengelola bekerja sama dengan penyedia transportasi ringan. Wisatawan kini dapat menyewa skuter listrik maupun kendaraan listrik untuk berkeliling kawasan dengan pilihan durasi mulai 30 menit hingga satu jam.

Salah satu wisatawan asal Kalimantan, April (21), mengaku terkesan dengan suasana libur Lebaran di Borobudur yang menurutnya lebih hidup dibanding kunjungan biasa.

“Baru pertama ke sini saat momen ramai seperti ini. Rasanya dapat pengalaman baru, apalagi suasananya lebih hidup,” katanya.

Lonjakan kunjungan selama libur Lebaran ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata di Magelang. Dengan berbagai inovasi layanan dan atraksi budaya yang terus dikembangkan, Candi Borobudur makin mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus ruang rekreasi modern bagi berbagai kalangan.