download
Background Menteri Kebudayaan RI Tegaskan Percepatan Restorasi Seluruh Kawasan Candi Prambanan & Candi Sewu Background Menteri Kebudayaan RI Tegaskan Percepatan Restorasi Seluruh Kawasan Candi Prambanan & Candi Sewu
Decoration Decoration Decoration
7V1A4635

Menteri Kebudayaan RI Tegaskan Percepatan Restorasi Seluruh Kawasan Candi Prambanan & Candi Sewu

Pemerintah Republik Indonesia berkomitmennya untuk mengakselerasi proses pemugaran candi perwara yang ada di Candi Prambanan. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat berkunjung ke kawasan Candi Prambanan dan Candi Sewu pada Selasa (8/9/2026).

“Jadi kita sedang membahas, diskusi bagaimana melakukan satu restorasi besar terhadap Candi Prambanan ini yang tentu saja nanti akan melibatkan banyak ahli sehingga Candi Prambanan ini bisa kita restorasi secara utuh. Kita juga mendapat satu uluran bantuan dari pihak India terutama untuk satu kuadran rencananya,” jelas Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Kementerian Kebudayaan berupaya mempercepat restorasi dan revitalisasi menyeluruh kompleks Candi Prambanan dalam upaya untuk melestarikan cagar budaya serta menjadikannya sebagai pusat kebudayaan yang berdampak bagi masyarakat.

“Langkah ini diambil guna melestarikan cagar budaya monumental peninggalan abad ke-9 Masehi tersebut secara utuh, sekaligus mengukuhkannya sebagai pusat kebudayaan dan living heritage yang berdampak bagi masyarakat,” jelas Fadli Zon.

Kementerian Kebudayaan sedang mematangkan kajian komprehensif mengenai restorasi kompleks Candi Prambanan dengan melibatkan ahli konservasi, arkeologi, dan teknik struktur. Pemerintah membuka ruang kerja sama internasional dalam pelaksanaan restorasi dan revitalisasi kompleks Candi Prambanan.

Tantangan teknis meliputi ketersediaan material batu asli di lokasi candi. Sebagian batu pembangun candi diperkirakan telah terdispersi, menyisakan antara 10 hingga 30 persen material asli di tiap titik candi. Kondisi batu yang tersisa juga beragam, ada yang masih utuh, ada yang pecah, serta ada yang mengalami degradasi dan pelapukan akibat penggaraman serta pengaruh faktor lingkungan mikro.

Sesuai dengan kaidah pemugaran yang ditetapkan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), restorasi tiga perempat area candi akan dilakukan secara mandiri oleh tim ahli nasional Indonesia.

“Kami sedang membahas bagaimana melakukan satu restorasi besar terhadap Candi Prambanan ini, tentu saja nanti akan melibatkan banyak ahli sehingga Candi Prambanan bisa kita restorasi secara utuh,” kata Menteri Kebudayaan.

Kunjungan Menteri Kebudayaan RI turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Direktur Operasi InJourney Destination Management Indung Purwita Jati dan GM Prambanan dan Ratu Boko Leonardus Adityo Nugroho.

Menteri Kebudayaan RI mengunjungi Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang memiliki tiga candi utama, yakni Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu. Selain itu, rombongan juga berkunjungan ke kompleks Candi Sewu yang berada di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

Upaya restorasi dan revitalisasi menyeluruh kompleks Candi Prambanan dan Candi Sewu diambil guna melestarikan cagar budaya monumental peninggalan abad ke-9 Masehi. Hal tersebut sekaligus menempatkannya sebagai pusat kebudayaan dan living heritage yang berdampak bagi masyarakat.

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa pemugaran menyeluruh candi tidak hanya ditujukan untuk memulihkan bangunannya, tetapi juga untuk menghidupkan ekosistem pariwisata berbasis budaya, sejarah, dan religi yang dapat mendatangkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Harapannya semoga bisa mendatangkan semakin banyak wisatawan budaya, wisata sejarah, wisatawan religi, dari berbagai negara, wisatawan asing, dan juga dari domestik,” pungkasnya.