Ungkap Mitos Candi Prambanan, Benarkah Pasangan Bisa Putus?
Mitos Candi Prambanan menjadi salah satu hal yang membuat kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini semakin menarik untuk dikunjungi. Selain dikenal sebagai mahakarya arsitektur peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, Candi Prambanan juga menyimpan berbagai cerita rakyat dan kepercayaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Sebagian mitos Candi Prambanan berasal dari legenda Roro Jonggrang yang sangat populer di kalangan masyarakat Jawa. Sementara itu, beberapa mitos lainnya berkembang dari pengalaman, cerita turun-temurun, hingga kepercayaan lokal yang masih dipercaya oleh sebagian pengunjung. Lantas, benarkah semua mitos tersebut? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Akar Mitos Candi Prambanan: Bermula dari Legenda Roro Jonggrang
Sebelum membahas berbagai mitos yang berkembang, penting untuk mengetahui bahwa sebagian besar cerita tersebut berakar dari legenda Roro Jonggrang. Legenda ini telah menjadi bagian dari cerita rakyat Nusantara selama berabad-abad dan bahkan dihubungkan dengan keberadaan arca Dewi Durga di ruang utara Candi Siwa.
Meski demikian, kisah Roro Jonggrang merupakan legenda yang berkembang di masyarakat dan tidak dapat dipastikan sebagai fakta sejarah pembangunan Candi Prambanan. Dari cerita inilah kemudian muncul berbagai mitos yang masih dikenal hingga sekarang.
Mitos-Mitos Candi Prambanan yang Populer di Masyarakat
Adanya legenda yang berkaitan erat dengan keberadaan Candi Prambanan, utamanya mengenai kisah cinta Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, menciptakan mitos-mitos yang sampai saat ini masih beredar di masyarakat.
Salah satu mitos yang paling populer mengatakan bahwa pasangan yang ke Candi Prambanan bisa putus. Selain itu, ada beberapa mitos yang tak kalah menjadi perbincangan juga, berikut uraian selengkapnya:
1. Pasangan yang Berkunjung Akan Berpisah
Mungkin inilah mitos Candi Prambanan yang paling terkenal. Banyak orang percaya bahwa pasangan yang datang bersama ke Candi Prambanan akan mengalami putus hubungan setelah berkunjung.
Kepercayaan ini dikaitkan dengan kisah cinta Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso yang berakhir tragis. Dalam legenda tersebut, Roro Jonggrang menolak pinangan Bandung Bondowoso dengan memberikan syarat membangun seribu candi dalam satu malam. Ketika syarat tersebut hampir terpenuhi, Roro Jonggrang menggagalkannya dengan tipu muslihat hingga akhirnya dikutuk menjadi arca.
Karena kisah cinta yang berakhir menyedihkan tersebut, muncul anggapan bahwa pasangan yang datang ke Candi Prambanan akan mengalami nasib serupa.
Namun, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah maupun sejarah yang membenarkan kepercayaan tersebut. Faktanya, setiap hari banyak pasangan, keluarga, bahkan pengantin yang berkunjung dan menikmati keindahan Candi Prambanan tanpa mengalami hal-hal yang dikaitkan dengan mitos tersebut.
Salah satu influencer, Turah Parthayana, pernah mengunjungi Candi Prambanan bersama pasangannya. Melalui konten yang diunggah di Instagram, Turah berbincang dengan seorang pemandu wisata yang menjelaskan bahwa mitos pasangan akan putus setelah berkunjung ke Candi Prambanan tidak memiliki kaitan dengan candi tersebut. Hingga kini, Turah dan pasangannya pun masih menjalin hubungan dengan baik, sehingga pengalaman mereka sering dijadikan contoh bahwa mitos tersebut tidak terbukti.
Jadi, nggak perlu khawatir lagi, justru Candi Prambanan bisa menjadi destinasi nge-date yang cocok untuk kamu dan pasangan. Dimulai dengan mengelilingi Candi Sewu hingga bersantai di sisi teduh Lapangan Garuda, kamu bisa memiliki waktu yang berkualitas dengan pasangan.
Baca juga: Candi Prambanan Tutup Jam Berapa? Jangan Salah Informasi
2. Arca Dewi Durga Adalah Jelmaan Roro Jonggrang
Mitos berikutnya berkaitan dengan arca Dewi Durga Mahisasuramardini yang berada di ruang utara Candi Siwa. Banyak masyarakat mengenal arca ini sebagai Arca Roro Jonggrang.
Dalam legenda rakyat, Roro Jonggrang dikutuk menjadi batu oleh Bandung Bondowoso karena dianggap telah menggagalkan pembangunan seribu candi. Arca Dewi Durga kemudian dipercaya sebagai wujud sang putri yang telah berubah menjadi batu.
Sementara itu, dari sudut pandang sejarah dan arkeologi, arca tersebut sebenarnya merupakan representasi Dewi Durga, salah satu dewi penting dalam agama Hindu yang melambangkan kekuatan dan kemenangan atas kejahatan.
3. Seribu Candi Dibangun dalam Satu Malam
Legenda Bandung Bondowoso yang berhasil membangun hampir seribu candi dalam semalam juga menjadi mitos yang sangat melekat dengan Candi Prambanan.
Menurut cerita rakyat, Bandung Bondowoso dibantu oleh pasukan makhluk halus untuk menyelesaikan pembangunan candi sebelum matahari terbit. Ketika jumlah candi hampir mencapai seribu, Roro Jonggrang membuat suasana seolah pagi telah tiba sehingga para makhluk halus menghentikan pekerjaannya.
Akibatnya, jumlah candi hanya mencapai 999 buah dan Roro Jonggrang dikutuk menjadi arca sebagai pelengkap candi ke-1000.
Secara historis, kompleks Candi Prambanan memang memiliki banyak candi dalam satu kawasan, tetapi pembangunannya berlangsung secara bertahap selama masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno, bukan dalam satu malam.
Menikmati Candi Prambanan dari Sisi Sejarah dan Budaya
Di balik berbagai mitos Candi Prambanan, kompleks candi ini merupakan salah satu peninggalan budaya paling berharga di Indonesia. Dibangun pada abad ke-9, Candi Prambanan dikenal sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Relief Candi Prambanan yang menghiasi dinding-dindingnya menceritakan kisah epik Ramayana dan Krishnayana, sementara arsitekturnya menunjukkan kemajuan teknologi bangunan pada masa Kerajaan Mataram Kuno.
Saat berkunjung, kamu tidak hanya dapat menikmati keindahan bangunan candi yang menjulang tinggi, tetapi juga belajar mengenai sejarah, arsitektur, agama Hindu, hingga budaya Jawa yang berkembang pada masa lampau.
Supaya kunjunganmu lebih bermakna, kamu bisa berkeliling kompleks dengan balutan wastra yang terinspirasi dari relief-relief Candi Prambanan. Ciptakan pengalaman bermakna dengan koleksi Wastra Prambanan untuk menyelami keagungan secara lebih dalam.
Itulah penjelasan mengenai mitos Candi Prambanan yang populer di masyarakat. Mitos ini dapat dipandang sebagai bagian dari kekayaan cerita rakyat yang melengkapi nilai sejarah situs ini, namun bukan sebagai fakta yang harus dipercaya sepenuhnya.
Berbagai mitos Candi Prambanan, mulai dari kisah pasangan yang dipercaya akan berpisah hingga legenda Roro Jonggrang, telah menjadi bagian dari cerita rakyat yang memperkaya daya tarik destinasi ini.
Ingin membuktikan ketidakbenaran mitos ini secara langsung? Yuk, pesan Tiket Candi Prambanan sekarang melalui website resmi Injourney Destination Management. Dengan pembelian tiket secara online, kamu bisa merencanakan kunjungan lebih mudah tanpa perlu mengantre di lokasi. Dengan begitu, pengalaman menjelajahi kemegahan Candi Prambanan nantinya semakin nyaman.
Baca juga: Lapar No Worries, Ini Resto Dekat Prambanan yang Recommended
